11/05/2018 12:00 AM
share on :  
Genre Dangdut Bergerak Dinamis

Pada tulisan Rabu (9/5/2018) kemarin, saya mengulas bagaimana musik dangdut "naik kelas". Salah satu contoh adalah dengan tampilnya pedangdut Via Vallen dalam sebuah program utama di televisi yang memposisikan dirinya sebagai "televisi masa kini". Kenapa bisa demikian? 

 
Tentu karena musik dangdut telah melakukan lompatan yang luar biasa dalam industri musik kita sepanjang dua  dekade terakhir. Siapa yang dapat memungkiri bahwa saat ini dangdut sudah menjadi keseharian kita. Di televisi, khususnya Indosiar, program musik dangdut bahkan dijadikan menu utama yang tayang langsung setiap malam sejak empat tahun lalu.
 
Saya bayangkan bagaimana para kru Indosiar bekerja keras menggodok ide, menyiapkan artis dan talent, mengatur jadwal latihan dan aksi panggung peserta lomba, serta berbagai hal yang memungkinkan acara tersebut dapat tayang langsung secara reguler. Bagi saya, ini bukan sekadar program biasa di industri hiburan, melainkan karya besar. Dari tahun 2014 hingga sekarang muncul program-program semacam "Dangdut Academy", "Dangdut Academy Asia", "Liga Dangdut" dan lain sebagainya. Kesemuanya awet dan berkelanjutan karena sehat secara rating dan memiliki penggemar luar biasa.
 
Itulah kenyataan musik dangdut di negeri kita. Dangdut ada karena disukai banyak orang. Ia menjadi sebuah industri yang kuat karena memberi hidup kepada banyak orang. Lirik-lirik musik dangdut sangatkah transparan dan memotret kehidupan yang ada di sekitar kita. Oleh karena itu, dangdut dijadikan sebuah kajian budaya sebagaimana yang dilakukan profesor dangdut asal Amerika, Andrew Weintraub. Kita sepatutnya bangga dan terus mengembangkan musik asli negeri ini.
 
Salam Kekinian,
 
 
 
RK
 
Kirim Komentar
Nama Email   
Komentar   
 
CAPTCHA Image Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar disamping
   
Komentar
Tidak ada Komentar

Kolaborasi pedangdut Ayu Ting Ting dan grup band Wali dalam Semarak Pesta Ulang Tahun Global TV ke-10 yang disiarkan live dari studio 8 RCTI,Kebon Jeruk Jakarta Barat, Senin (8/10) membuat suasana makin meriah. Mereka melantunkan Aku Bukan Bang Thoyib dan Cari Jodoh, penampilan mereka memukau karena memadukan dua aliran musik berbeda itu.

viewed :102030

Tak sia-sia Siti Badriah bangun di pagi dini hari. Karena setelah menggoyang Hitzteria dengan penun semangat dan di tengah rasa kantuknya, ia pun merasa puas. Apalagi setelah itu, sekelompok penggemarnya, sudah berjubal-jubal antri untuk sekadar berfoto bersama pelantun tembang Berondong Tua itu.

viewed :67301

Penyanyi Malaysia Baby Shima akhirnya merasakan bagaimana dangdut menjadi musik yang dicintai masyarakat Indonesia . Melalui ajang Dangdut Academy Asia 3 (DA 3) di Indosiar pelantun " Makan Hati" ini mengaku terpukau dengan proses ajang DA 3. 

viewed :57792

Prestasi penyanyi “Dewi Marpaung atau akrab disapa Dewi Marfa” dalam dunia tarik suara sudah tidak diragukan lagi .Kariernya sebagai penyanyi dilalui dari berbagai festival dengan hasil kalungan juara event nasional maupun Internasional.Dengan semangat Dewi menceritakan keinginannya untuk bersaing dalam ajang The X Factor 2012 kompetisi musik televisi Amerika untuk menemukan bakat menyanyi baru.

viewed :40632

Gina Youbi leader 2 Racun mengaku letih untuk kawin lagi dan cerai lagi hal yang sudah 3 kali dialami grupnya.” Setelah Natha,Janet sekarang bersama Devay akan menjadi pasangan sehidup semati bersama 2Racun jika tuhan mengijinkan. Saya sudah lelah jika seperti membina rumah tangga harus cerai lagi dan kawin lagi.Devay adalah pasangan yang seharusnya dari dulu terjalin bersama saya di 2Racun, “ujar Gina Youbi memperkenalkan pasangan duonya di 2 Racun.

viewed :35509

Perlu jarak waktu lama  untuk The Virgin mengeluarkan album lagi setelah album perdana Yes I Am.Duo Mita dan Dara mengaku bukan perkara mudah untuk akhirnya merilis album baru. Terutama persetujuan founder mereka Ahmad Dhani yang sekaligus manajemen The Virgin.

viewed :32645